Friday, 11 April 2014

12:59 - No comments

VIRUS FESBUK

Sering aku berpikir tentang apa artinya cinta. Kata orang cinta itu gila. Semua hal mungkin terjadi jika cinta menjadi awal permasalahannya. Aku tak peduli apa kata orang. Cinta itu gila cinta itu indah cinta itu manis cinta itu merah jambu, ah whatever lah apa itu cinta. Yang ku tau cinta itu sama dengan ribet. Bukan aku tak punya bukti.buktinya sahabatku pusing dibuat oleh virus yang namanya jatuh cinta. Apasih enaknya jatuh cinta? Apakah cinta semanis coklat? Bagi kamu yang belum pernah jatuh cinta, pasti kamu tak punya jawaban yang jelas. Tapi kalo kamu udh terkena VMJ yang super duper ribet itu, rasanya bulan seperti pelangi, pahitnya kopi menjadi manisnya gula. Yahhh begitu lah kira2 Kahlil Gibran mengkiaskannya, tapi sayangnya aku bukan ratu yang puitis yang sanggup mengarang beribu puisi dan sajak cinta. Ah  cinta lagi cinta lagi. Kenapa sih aku selalu menyebut cinta? Aha, ternyata aku jatuh cinta. Aku terjebak oleh virus yang indah d awal namun ghaib d akhirnya.. 
 
 Aku cerita gak ya knpa aku jatuh cinta.. emmm cerita aja deh. Gak maksud pamer loh, Cuma mau sharing2 ajah. Sebelum aku bahas soal kenapa aku jatuh cinta dan kenapa aku bisa jatuh cinta, . kita kenalan dulu sama  virus yang bertitle fesbuk. Tulisan aslinya sih facebook tapi karena ayah aku sulit untuk bacanya, jadi aku tulis fesbuk aja,.

 Kamu semua pasti tau kan apa itu fesbuk dan bagaimana fesbuk itu? Aku yakin kamu bisa, kalo nggak, kamu gak mgkin bisa baca tulisan aku ini. Okke kita lanjut soal fesbuk virus lunak yang bisa menghancurkan gedung tinggi. Aaaaa benar gak sih,!

Pernah suatu hari aku lagi duduk nunggguin teman aku wktu pulang sekolah. Aku update sebuah status di fesbuk. Ehhhh tau2nya ada yang respon. Enak juga ya kalo bikin status lagsung ada yang kasih komen, syukur kalo yang komen keren dan gak lola d ajak chat, kalo dpt yang agak lola, wuihhhh itu deritamu,,! Kembali ke soal status aku, udah sejam aku nunggu sahabat  bikitn bĂȘte bin bosan tapi aku benar2 sudah di bius oleh virus yng bernama fesbuk itu. Padahal aku tau aku belum shalat zuhur. Hingga akhirnya aku dan sahabatku itu shalat di penghujung waktu zuhur. Kebiasaan yang tak harus ditiru.

  Seminggu berlanjut aku kini jadi sering online. Ada satu virus di dalam virus fesbuk yang membuatku ketagihat fesbuk. Aku jadi lupa belajar dan melakukanm pekerjaan rumah lainnya.

Virus dalam virus itu benar2 telah membuat aku berubah. Padahal  bertatap muka sekalipun aku belum pernah dengannya. Tapi dengan mudah aku bisa terkena rayuanya. Kini aku sadar lah, kalo cinta itu memang gila, membuat kita lupa akan daratan. Begitulah kira2 umpanya. Awal yang kurasakan begitu indah namun begitu hancur endingnya,.

Fesbuk itu bukan hal yang semata membuat kita bahagia, tapi juga bisa membuat kita  hancur dan gila. Aku gila akan cinta. Fesbuk adalah penipu. Begitu aku memvonis fesbuk saat aku sedang sakit hati. Betapa tidak, fesbuk telah membuat aku menjadi hancur karena org yang aku cintai ternyata bukan milikku. Apa yang harus aku lakukan sekarang, aku bingung,. Tapi setidaknya kini aku telah mengerti banyak hal soal cinta. Aku kini telah mengerti bagaimana indahnya cinta itu, juga aku telah mengerti bagaimana cinta memberikan pahit kopi tanpa gula gombal itu. Mereka bisa saja menipu kita dengan beragam cara yang tak mudah untuk kita curigai. Kata2 manis, rayuan2 merdu, itulah rumus mereka. Itulah senjata mereka.

Wahai para penggombal, tak selamanya kamu menang, bisa saja dirimu sendiri yang kena getah yang kamu tumpahkan kepada kami para Hawa,.  Kami juga manusia biasa sama sepertimu, bisa saja sewaktu2 kehendak kami kami berkesempatan menipu kalian. :D
Wallahualam___________



                          (   Penulis: Mutia Zuhra, Aktivis Lembaga Pers Mahasiswa Suara Almuslim  )

0 comments:

Post a Comment