12:59 -
No comments
No comments
VIRUS FESBUK
Sering aku berpikir tentang apa artinya
cinta. Kata orang cinta itu gila. Semua hal mungkin terjadi jika cinta menjadi
awal permasalahannya. Aku tak peduli apa kata orang. Cinta itu gila cinta itu
indah cinta itu manis cinta itu merah jambu, ah whatever lah apa itu cinta.
Yang ku tau cinta itu sama dengan ribet. Bukan aku tak punya bukti.buktinya
sahabatku pusing dibuat oleh virus yang namanya jatuh cinta. Apasih enaknya
jatuh cinta? Apakah cinta semanis coklat? Bagi kamu yang belum pernah jatuh
cinta, pasti kamu tak punya jawaban yang jelas. Tapi kalo kamu udh terkena VMJ
yang super duper ribet itu, rasanya bulan seperti pelangi, pahitnya kopi
menjadi manisnya gula. Yahhh begitu lah kira2 Kahlil Gibran mengkiaskannya,
tapi sayangnya aku bukan ratu yang puitis yang sanggup mengarang beribu puisi
dan sajak cinta. Ah cinta lagi cinta
lagi. Kenapa sih aku selalu menyebut cinta? Aha, ternyata aku jatuh cinta. Aku
terjebak oleh virus yang indah d awal namun ghaib d akhirnya..
Aku
cerita gak ya knpa aku jatuh cinta.. emmm cerita aja deh. Gak maksud pamer loh,
Cuma mau sharing2 ajah. Sebelum aku bahas soal kenapa aku jatuh cinta dan
kenapa aku bisa jatuh cinta, . kita kenalan dulu sama virus yang bertitle fesbuk. Tulisan aslinya
sih facebook tapi karena ayah aku sulit untuk bacanya, jadi aku tulis fesbuk
aja,.
Kamu
semua pasti tau kan apa itu fesbuk dan bagaimana fesbuk itu? Aku yakin kamu bisa,
kalo nggak, kamu gak mgkin bisa baca tulisan aku ini. Okke kita lanjut soal fesbuk
virus lunak yang bisa menghancurkan gedung tinggi. Aaaaa benar gak sih,!
Pernah suatu hari aku lagi duduk nunggguin
teman aku wktu pulang sekolah. Aku update sebuah status di fesbuk. Ehhhh
tau2nya ada yang respon. Enak juga ya kalo bikin status lagsung ada yang kasih
komen, syukur kalo yang komen keren dan gak lola d ajak chat, kalo dpt yang
agak lola, wuihhhh itu deritamu,,! Kembali ke soal status aku, udah sejam aku
nunggu sahabat bikitn bĂȘte bin bosan
tapi aku benar2 sudah di bius oleh virus yng bernama fesbuk itu. Padahal aku
tau aku belum shalat zuhur. Hingga akhirnya aku dan sahabatku itu shalat di
penghujung waktu zuhur. Kebiasaan yang tak harus ditiru.
Seminggu berlanjut aku kini jadi sering online. Ada satu virus di dalam
virus fesbuk yang membuatku ketagihat fesbuk. Aku jadi lupa belajar dan
melakukanm pekerjaan rumah lainnya.
Virus dalam virus itu benar2 telah membuat
aku berubah. Padahal bertatap muka
sekalipun aku belum pernah dengannya. Tapi dengan mudah aku bisa terkena
rayuanya. Kini aku sadar lah, kalo cinta itu memang gila, membuat kita lupa
akan daratan. Begitulah kira2 umpanya. Awal yang kurasakan begitu indah namun
begitu hancur endingnya,.
Fesbuk itu bukan hal yang semata membuat
kita bahagia, tapi juga bisa membuat kita
hancur dan gila. Aku gila akan cinta. Fesbuk adalah penipu. Begitu aku
memvonis fesbuk saat aku sedang sakit hati. Betapa tidak, fesbuk telah membuat
aku menjadi hancur karena org yang aku cintai ternyata bukan milikku. Apa yang
harus aku lakukan sekarang, aku bingung,. Tapi setidaknya kini aku telah mengerti
banyak hal soal cinta. Aku kini telah mengerti bagaimana indahnya cinta itu,
juga aku telah mengerti bagaimana cinta memberikan pahit kopi tanpa gula gombal
itu. Mereka bisa saja menipu kita dengan beragam cara yang tak mudah untuk kita
curigai. Kata2 manis, rayuan2 merdu, itulah rumus mereka. Itulah senjata
mereka.
Wahai para penggombal, tak selamanya kamu
menang, bisa saja dirimu sendiri yang kena getah yang kamu tumpahkan kepada
kami para Hawa,. Kami juga manusia biasa
sama sepertimu, bisa saja sewaktu2 kehendak kami kami berkesempatan menipu
kalian. :D
Wallahualam___________
( Penulis: Mutia Zuhra, Aktivis Lembaga Pers Mahasiswa Suara Almuslim )


0 comments:
Post a Comment