17:38 -
MY EXPERIENCE
No comments
MY EXPERIENCE
No comments
KARENA KITA ADALAH SATU ({})
3DEWI. adalah kita (Aku, Lia dan Mila).
Teman baru yang aku temukan ketika pertama kali masuk kuliah. Tepatnya ketika semester 1.
Mila
yang satu jurusan denganku. Kesan pertama aku bertemu dengannya, menurutku dia
adalah gadis cuek dan sok cantik. Heran, karena kupikir Mila adalah gadis
cantik yang berlesung pipi dan sedikit tembem. Sama seperti di Foto profil
facebooknya, ternyata Mila tak gadis
kerempeng dan sok cuek. Kemana sibuk sama HP. Semacam nggak butuh siapa-siapa
saja. (ini adalah penilaian awal ya).
Nurmulya
Sapittri, mahasiswa jurusan bahasa inggris yang tidak kalah sok cueknya dengaan
Mila (penilaian awal). Pertama bertegur sapa ketika sama-sama mendaftar di
salah satu UKM Kampus. Tepatnya UKM Lembaga Pers Mahasiswa Suara Almuslim dan
pertemanan itu berlanjut sampai sekarang (Alhamdulillah). Gadis (sok) manis
yang sering dipanggil Lia itu kini jadi Pimpinan Umum di LPM SA (keren kann).
Seminggu
duaminggu sebulan berbulan-bulan Alhamdulillah udah semester 6.Aku semakin
dekat dengan mereka. terlebih dengan Sarmila (nama lengkap Mila). Wajar, karena
dia satu jurusan dan satu unit dengan dirinya. Dengan Lia juga. Meskipun beda
jurusan. Rasanya sehari nggak ketemu mereka berdua, rindu selalu dating (serius
lebay binggo). Dan mereka tidak seperti yang pertama aku perkirakan (Penilaian
awal, salah).
Mila
yang awalnya pendiam ternyata super cerewet dan lincah (bukan rujak aceh ya). Ia
pandai dalam segala bidang. Yahh kurang lebih begitulah. Banyak hal yang bisa
kuambil pelajaran dari dirinya (ketahuan dehh). Mulai dari sikapnya yang (sok)
santai ketika menghadapi tugas yang belum selesai. Sikap (sok) kaya nya yang
ketika makan bakso padahal ujung-ujungnya aku yang bayar. Sampai gaya (sok)
nggak apa-apanya dia ketika dia tahu bahwa data (D:) di laptopnya dihapus oleh
adiknya yang sumpah nakal binggo.
Satu
hal yang aku nggak suka dari Mila (beberapa hal lain, masih rahasia). Ketika aku
marah, marah besar sama dia, dia malah (sok) nggak bersalah gitu. Senyam senyum
aja terus. Nyebelin banget (sumpah). Udah tu, kalo disuruh buat tugas tu kebanyakan
nggak dia buat. Perbandingannya 2:10 gitu deh. (insaflah wahai Milaaa).
Terakhir,
Mila tu tukang nebeng. Aku semacam RBT (ojek) gitu ada, dibuat sama dia. Udah dikatai
gimana juga tetap aja senyam senyum. Hadeh Milaaa Mila. Semoga nggak ada lagi
teman seperti engkau di dunia ini (Aaminn).
After
Mila. Go to Lia. Gadis (sok) manis yang dulunya kukenal sok cuek dan tukang
nyuruh. Sekarang masih aja nyuruh-nyuruh. Nyuruh antar nyuruh jemput. Kirim CM
nyuruh telpon. Hadehhh. Tapi dibalik semua itu, Lia is Something. Tanpa Lia,
3Dewi nggak akan ada. Kalo aku dan mila kan namanya 2Dewi (haha).
Dari
Lia aku juga banyak belajar. Mulai dari (sok) santainya dia ketika kuliah nggak
ada jajan. Sampai sifat dia yang (sok) pekerja keras untuk mendapatkan tiket ke
Thailand bulan tahun lalu. Lia dan Mila is the best dehh..
Penilaian
awal bisa saja jelek karena kita belum kenal satu sama lain. Meskipun kita
tidak pernah berpelukan (nyadar nggak sih kalian?) jarang berjabat tangan. Jarang
mengungkapkan rasa rindu. Tapi kita itu satu. 3Dewi itu adalah 3hati yang
disatukan dalam satu jiwa.
Laut
Kuala Raja adalah saksi nama kita diresmikan. Senior Jarjani (Alm) yang telah
mencetus nama itu. Meskipun tanpa kompromi dengan senior lain terlebih dulu.
3Dewi itu tetap ada. Sampai kapanpun dan dimanapun kita berada.

Mila,
Lia. (Secara tidak lansung) kalian adalah guru bagiku. Si piso-piso adalah
saksi bahwa kita adalah satu. L-300 “malam” itu adalah bukti bahwa kita selalu
bersama. Dan aku yakin, akan ada “si piso-piso” lain yang jadi saksi kita
bersama. ({})
0 comments:
Post a Comment