14:47 -
1 comment
1 comment
MAKALAH (Pengertian dan Manfaat Penilaian) Mata Kuliah Evaluasi Pembelajaran Matematika. semester IV
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur
penulis ucapkan kepada Allah swt. dengan kudrah iradahnya penulis diberikan
kesehatan sehingga dapat menyelesaikan makalah ini. Shalawat dan salam penulis
sanjungkan kepangkuan Baginda Muhammad Rasulullah saw, keluarga dan sahabat-sahabatnya
yang telah mengorbankan harta, nyawa untuk memperjuangkan dinul Islam, yaitu
agama yang diridhai Allah swt.
Selanjutnya,
tujuan dari peyelesaian makalah yang berjudul “Pengertian dan Manfaat
Penilaian” adalah untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Evaluasi Pembelajaran
Matematika. Walaupun makalah ini telah tersusun sedemikian rupa, tetapi penulis
menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Baik dari segi
kesempurnaan, dari segi teoritis maupun dari segi perbendaharaan kata. Oleh
sebab itu, penulis sangat berharap masukan atau kritikan yang bersifat
membangun demi kesempurnaan yang akan datang.
Akhirnya, harapan
yang paling besar dari penulis, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi
penulis dan bermanfaat bagi pembaca umumnya. Aamiin.
Matangglumpangdua, 12 Maret 2014
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................. i
DAFTAR
ISI .............................................................................................. ii
BAB I. PENDAHULUAN......................................................................... 1
1.1 Latar Belakang.................................................................................. 1
1.2 Rumusan Masalah............................................................................. 1
1.3 Tujuan Penulisan............................................................................... 1
BAB II. PEMBAHASAN........................................................................... 2
2.1 Pengertian dan Hakikat Penilaian.................................................... 2
2.2 Prinsip-Prinsip
Penilaian.................................................................... 3
2.3 Manfaat Penilaian.............................................................................. 5
BAB III.
PENUTUP.................................................................................. 8
3.1
Kesimpulan..................................................................................... 8
3.2
Saran............................................................................................... 9
DAFTAR
PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil
belajar sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan dapat dilakukan
melalui sistem penilaian. Dalam penilaian proses dan hasil belajar siswa di
sekolah, aspek-aspek yang berkenaan dengan pemilihan alat penilaian, penyusunan
soal, pengolahan dan interpretasi data hasil penilaian, analisis butir soal
untuk memperoleh kualitas soal yang memadai, serta pemanfaatan data hasil
penilaian sangat berpengaruh terhadap kualitas lulusan. Oleh sebab itu,
kemampuan para guru dan calon guru dalam aspek-aspek tersebut mutlak
diperlukan.
Penilaian program pendidikan atau penilaian kurikulum menyangkut
penilaian terhadap tujuan pendidikan, isi program, strategi pelaksanaan
program, dan sarana pendidikan. Penilaian proses belajar-mengajar menyangkut
penilaian terhadap kegiatan guru, kegiatan siswa, pola interaksi guru-siswa,
dan keterlaksanaan program belajar-mengajar. Sedangkan penilaian hasil belajar
menyangkut hasil belajar jangka pendek dan hasil belajar jangka panjang.
1.2
Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, yang menjadi rumusan masalah
adalah:
- Apa pengertian dari penilaian?
- Apa manfaat dari penilaian?
1.3
Tujuan
Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah:
- Mengerti apa yang dimaksud dengan penilaian.
- Mengetahui apa saja manfaat dari penilaian.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian dan Hakikat Penilaian
Setiap kegiatan yang berlangsung, pada akhirnya kita ingin
mengetahui hasilnya, demikian pula dalam pembelajaran. Untuk mengetahui hasil
kegiatan pembelajaran, harus dilakukan pengukuran dan penilaian. Dalam kaitan
dengan penilaian keberhasilan pembelajaran, beberapa konsep dasar yang perlu
dipahami yaitu pengukuran dan penelitian.
Pengukuran adalah suatu usaha untuk mengetahui keadaan sesuatu
seperti apa adanya. Dalam pelaksanaan pembelajaran, pengukuran hasil belajar
bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh perubahan tingkah laku pelajar setelah
selesai mengikuti suatu kegiatan belajar. Kegiatan pengukuran umunya guru
menggunakan tes sebagai alat ukur. Hasil pengukuran berbentuk angka yang dapat
memberikan gambaran tentang tingkat penguasaan pembelajaran terhadap materi
pelajaran. Angka atau skor sebagai hasil pengukuran mempunyai makna jika dibandingkan
dengan patokan sebagai batas yang menyatakan bahwa pelajar telah menguasai
secara tuntas materi pelajaran tersebut.[1]
Penelitian adalah proses ilmiah yang mencakup sifat formal dan intensif. Karakter
formal dan intensif karena mereka terikat dengan aturan, urutan, maupun cara
penyajiannya agar memperoleh hasil yang diakui dan bermanfaat bagi kehidupan
manusia. Intensif dengan menerapkan ketelitian dan ketepatan dalam melakukan
proses penelitian agar memperoleh hasil yang dapat dipertanggung jawabkan,
memecahkan problem malalui hubungan sebab dan akibat, dapat diulang kembali
dengan cara yang sama dan hasil sama.[2] Penilaian adalah usaha yang bertujuan untuk mengetahui keberhasilan
belajar dalam penguasaan kompetensi. Selain itu penilaian bertujuan untuk
mengetahui berhasil tidaknya pelaksanaan pembelajaran.[3]
Penilaian merupakan suatu kegiatan yang tidak mungkin dipisahkan dari
kegiatan pembelajaran secara umum. Semua kegiatan pembelajaran yang dilakukan
harus selalu diikuti atau disertai dengan kegiatan penilaian. Kiranya merupakan
suatu hal yang tidak lazim jika terjadi adanya kegiatan pembelajaran yang
dilakukan seorang guru di kelas tanpa pernah diikuti oleh adanya suatu
penilaian. Tanpa mengadakan suatu penilain, kita tidak mungkin dapat menilai dan
melaporkan hasil pembelajaran peserta didik secara objektif.
Pada hakikatnya kegiatan penilaian yang dilakukan tidak semata-mata untuk
meraih hasil belajar peserta didik saja, melainkan juga berbagai faktor yang
lain, antara lain kegiatan pembelajaran yang dilakukan itu sendiri. Artinya,
berdasarkan informasi yang diperoleh dari penilaian terhadap hasil belajar
peserta didik itu dapat pula dipergunakan sebagai salah satu sarana untuk
menilai kualitas pembelajaran yang dilakukan. Selain itu, penilaian juga dapat
dimanfaatkan sebagai umpan balik kegiatan pembelajaran yang selanjutnya.
Pelaksanaan penilaian yang dilakukan secara benar seseuai dengan
rambu-rambu dalam banyak hal akan menjamin peningkatan kualitas pembelajaran.
Data hasil penilaian amat dibutuhkan untuk menyusun dan mengembangkan program
pembelajaran selanjutnya. Penilaian hasil pembelajaran merupakan bagian
integral dari keseluruhan proses belajar mengajar. Semua komponen sistem
pembelajaran saling memengaruhi dan menentukan satu dengan yang lain sehingga
jika semua komponen berjalan dengan baik, pasti akan menghasilkan
keluaran yang kasimal. Berdasarkan hasil kegiatan penilaian sebelumnya kita
akan mengetahui kompetensi apa yang sudah, belum, atau kurang dikuasai peserta
didik dan karenanya dapat dilakukan tindakan selanjutnya yang sesuai.[4]
2.2 Prinsip-Prinsip Penilaian
Prinsip-prinsip
penilaian meliputi:
- Prinsip Keterpaduan
Penilaian merupakan bagian yang tak terpisaahkan dari dan
di dalam program pengajaran. Penilaian adalah satu komponen dalam program yang
saling berinteraksi dengan komponen-komponen lainnya (tujuan, materi, strategi
instruksional, kegiatan, siswa, guru, sarana). Perencanaaan penilaian harus
dilakukan dengan perencanaan penilaian satuan program pengajaran.
- Prinsip Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA)
Hakikat CBSA adalah keterlibatan siswa secara mental,
antusias dan asik dalam kegiatan belajar mengajar. Demikian pula halnya dengan
evaluasi, evaluasi menuntut keterlibatan yang demikian dari siswa. Siswa
seharusnya tidak merasakan evaluasi sebagai sesuatu yang menekan dan cenderung
untuk dihindari.
- Prinsip Kontinuitas
Pada dasarnya evaluasi berlangsung selama proses kegiatan
belajar mengajar berjalan. Evaluasi tidak hanya terdapat pada awal dan atau
pada akhir pengajaran saja, tetapi juga selama proses belajar mengajar
berlangsung, misalnya dalam bentuk pengamatan, tanya jawab atau dialog.
- Prinsip Koherensi
Penilaian harus pula mempunyai koherensi dengan program
pengajaran, artinya penilaian harus benar-benar hasil yang diperoleh dari
kegiatan belajar mengajar, baik kegiatan tatap muka maupun dengan kegiatan
terstruktur.
- Prinsip Diskriminalitas
Sesuai dengan hakikat individu, penilaian harus pula
mampu menunjukkan perbedaan dikalangan siswa secara individual. Apabila suatu
kelas menunjukkan skor yang sama maka evaluasi tersebut perlu dipertanyakan.
- Prinsip Keseluruhan
Perusahaan tingkalaku yang sudah ditetapkan sebagai
tujuan yang hendak dilakukan dicapai bersifat utuh karena itu karena evaluasi
yang dilakukan hendaknya bersifat utuh pula, yaitu meliputi seluruh segi tujuan
pendidikan.
- Prinsip Pedagogis
Prinsip pedagogis ini akan
ikut memberikan seluruh kegiatan penilaian sebagai upaya perbaikan dan
peningkatan perilaku dan sikap positif siswa.
- Prinsip Akuntabilitas
Akuntabilitas adalah salah satu ciri dari pendidikan
berdasar kompetensi. Pada akhirnya pendidikan dan pengajaran harus dapat
dipertanggungjawabkan pada lembaga pendidikan itu sendiri, kepada masyarakat
pemakaian tenaga lulusan, dan kepada kelompok profesional.[5]
2.3
Manfaat Penilaian
2.3.1
Manfaat penilaian bagi guru
- Dengan
melaksanakan penilaian, guru akan memperoleh data tentang kemajuan belajar siswa.
- Guru akan
mengetahui apakah materi yang diajarkannya sudah sesuai atau tidak dengan
kemampuan siswa, sehingga dapat dijadikan pertimbangan untuk menentukan materi
pelajaran selanjutnya.
- Dengan
melaksanakan penelitian guru akan mengetahui apakah metode mengajar yang
digunakannya sudah sesuai atau tidak.
- Hasil
penilaian dapat dimanfaatkan guru untuk melaporkan kemajuan belajar siswa
kepada orang tua/wali siswa.
2.3.2
Manfaat penilaian bagi siswa pada umumnya
- Hasil penilaian dapat menjadi pendorong siswa
agar belajar lebih giat.
- Hasil penilaian dapat dimanfaatkan siswa
untuk mengetahui kemajuan belajarnya.
- Hasil penilaian merupakan data tentang
apakah cara belajar yang dilaksanakannya sudah tepat atau belum.[6]
2.3.3
Manfaat penilaian bagi siswa yang memerlukan remedial
Guru harus percaya bahwa setiap
peserta didik dalam kelasnya mampu mencapai criteria ketuntasan setiap
kompetensi, bila peserta didik mendapat bantuan yang tepat. Misalnya, bantuan
sesuai dengan gaya belajar peserta didik pada waktu yang tepat sehingga
kesulitan dan kegagalan tidak menumpuk. Dengan demikian peserta didik tidak
patah semangat dalam mencapai kompetensi yang harus dikuasainya.
Remedial dilakukan oleh guru mata
pelajaran, guru kelas atau guru lain yang memiliki kemampuan memberikan bantuan
dan mengetahui kekurangan peserta didik. Kegiatan dapat berupa tatap muka
dengan guru atau diberi kesempatan untuk belajar sendiri, kemudian dilakukan
penilaian dengan cara: menjawab pertanyaan, membuat rangkuman pelajaran, atau
mengerjakan tugas. Waktu remedial diatur berdasarkan kesepakatan antara peserta
didik dengan guru, dapat dilaksanakan pada atau diluar jam efektif. Remedial
hanya diberikan untuk indikator yang belum tuntas.
2.3.3
Manfat penilaian bagi siswa yang memerlukan pengayaan
Pengayaan dilakukan bagi peserta
didik yang memiliki penguasaan lebih cepat dibandingkan peserta didik lainnya,
tau peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar ketika sebagian besar eserta
didik yang lain belum. Peserta didik yang berprestasi baik perlu mendapatkan
pengayaan, agar dapat mengembangkan potensi secara optimal. Salah satu kegiatan
pengayaan yaitu memberikan materi tambahan, latihan tambahan atau tugas
individual yang bertujuan untuk memperkaya kompetensi yang telah dicapainya.
Hasil penilaian kegiatan pengayaan dapat menambah penguasaan/nilai peserta didik pada matapelajaran yang
bersangkutan. Pengayaan dapat dilakukan setiap saat baik pada atau diluar jam
efektif. Bagi peserta didik yang secara konsisten selalu mencapai kompetensi
lebih cepat, dapat diberikan program akselerasi.[7]
2.3.4
Manfaat penilaian bagi Lembaga/Sekolah
- Hasil penilaian dapat dimanfaatkan
sekoah untuk mengetahui apakah kondisi belajar mengajar yang dilaksanakan
sekolah sudah selesai dengan harapan atau belum.
- Hasil penilaian merupakan data yang
dapat dimanfaatkan sekolah untuk merencanakan pengembangan sekolah pada masa
yang akan datang.
- Hasil penilaian merupakan bahan untuk
menetapka kebijakan dalam upaya meningkatkan kualitas sekolah.[8]
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Banyak dikalangan kita yang masih
secara sepintas menganggap sama pengertian antara pengukuran, penilaian dan
penelitian. Tetapi kalau kita mengkaji semuana terdapat pengertian yang
berbeda.
Pengukuran adalah suatu
usaha untuk mengetahui keadaan sesuatu seperti apa adanya. Dalam pelaksanaan
pembelajaran, pengukuran hasil belajar bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh
perubahan tingkah laku pelajar setelah selesai mengikuti suatu kegiatan belajar.
Penilaian adalah suatu kegiatan yang tidak mungkin dipisahkan dari kegiatan pembelajaran
secara umum. Semua kegiatan pembelajaran yang dilakukan harus selalu diikuti
atau disertai dengan kegiatan penilaian.
Sedangkan penelitian
adalah proses ilmiah yang mencakup sifat formal dan intensif.
Karakter formal dan intensif karena mereka terikat dengan aturan, urutan,
maupun cara penyajiannya agar memperoleh hasil yang diakui dan bermanfaat bagi
kehidupan manusia.
Penilaian sangat
bermanfaat bagi para peserta didik, para pendidik/guru juga bagi
lembaga/sekolah. Manfaat bagi peserta didik pada umumnya adalah hasil penilaian
dapat menjadi pendorong siswa agar belajar lebih giat, dapat dimanfaatkan siwsa
untuk mengetahui kemajuan belajar dan hasil
penilaian merupakan data tentang apakah cara belajar yang dilaksanakannya sudah
tepat atau belum.
Manfaat bagi guru yaitu akan memperoleh data tentang kemajuan belajar
siswa, mengetahui apakah materi yang diajarkannya sudah sesuai atau tidak
dengan kemampuan siswa, sehingga dapat dijadikan pertimbangan untuk menentukan
materi pelajaran selanjutnya, hasil penilaian dapat dimanfaatkan guru untuk
melaporkan kemajuan belajar siswa kepada orang tua/wali siswa.
Manfaat bagi
lembaga atau sekolah adalah mengetahui apakah kondisi belajar mengajar yang
dilaksanakan sekolah sudah selesai dengan harapan atau belum, dll.
3.2
Saran
Dari beberapa kajian yang
berhubungan dengan penilaian pada bab sebelumnya, ada beberapa saran bagi
penilai, yaitu jangan memberikan nilai dadakan untuk nilai hasil akhir tanpa
memeriksa hasil ulangan peserta didik, jangan menebak-nebak nilai peserta didik
tanpa memeriksa hasil ulangan, lakukan penilaian secara benar, hargailah nilai
peserta didik serendah apapun nilainnya dan lakukan prosedur penilaian agar
oenilaian dapat maksimal.
[2]
http://ridwanaz.com/umum/bahasa/pengertian-penelitian-definisi-penelitian-adalah/
[4]
http://lifeiseducation09.blogspot.com/2013/03/pengertian-penilaian-dan-unsur-unsurnya.html
[5]
http://lifeiseducation09.blogspot.com/2013/03/pengertian-penilaian-dan-unsur-unsurnya.html
[6]
http://gurusaja.blogspot.com/2012/07/manfaat-penilaian-pembelajaran.html
[7]
http://www.m-edukasi.web.id/2013/08/manfaat-hasil-penilaian-hasil-belajar.html
[8]
http://gurusaja.blogspot.com/2012/07/manfaat-penilaian-pembelajaran.html
1 comments:
Agen Bola Online & Casino Online Terpercaya
1 USER ID UNTUK SEMUA PERMAINAN !!!
Casinobet77 Menyediakan Permainan Terbaru & Terbaik
Livecasino | Bolaonline | Sabungayam | PokerDomino | SpadeGaming | SlotGame | Tangkas | BatuGoncang | Jdb168 SlotGame | NumberGame Lottery
-----------------------------------------------------------------------
- Bonus Deposit MEMBER BARU Sportbook 100%
- Bonus Deposit 30% Khusus Permainan Sportbook
- Bonus Deposit 10% Setiap Hari Untuk Semua Game
- Bonus Deposit Setiap hari 5rb - 25rb
- Bonus Casino Rollingan 0.8% Setiap Hari Senin
- Bonus Rollingan Poker & domino 0,3%
- Bonus Cashback Game & Tangkas 5%
- Bonus Cashback Sportbook 5%
- Bonus Cashback Sabungayam 5%
- Bonus Referall 2% Semua Game
- Bonus Referall 1% dari member Togel
Contact Us Now :
Livechat Casinobet77
whatsapp : +85599495431
PIN BBM : D6235F1C
Wechat : casinobet77cs1
Line : casinobet77
skype : casinobet77
Link pendaftaran :lc.chat/now/8523001/
Post a Comment