(DOSEN PE-HA-PE) SAKITNYA TUH DISINII...!!
Sabtu, 8
November. Tepatnya hari ini. Kami mahasiswa matematika semester V kebetulan
masuk dengan Pak Ricki Matakuliah Konsep Dasar Pendidikan. Jadwal yang
sebenarnya adalah hari selasa namun karena kesepakatan kita bersama, maka kami
sepekat masuk hari sabtu.
Menunggu
memang hal yang sangat amat membosankan. Sungguh jika ada orang yang mengatakan
menunggu adalah hal yang sangat menyenangkan, maka orang tersebut harus
dpertanyakan kewarasannya.
Disini saya
tidak akan membahas tentang keterlambatan Pak Ricki yang hanya kurang lebih
sepuluh menit, karena sebelumnya beliau telah memberikan info kepada saya untuk
saya sampaikan kepada kawan-kawan. Kebetuan saya adalah komisariat ruang.
Sekitar pukul sembilan, proses belajar mengajar pun di mulai. Dan tepat pukul
11.40 perkuliahan kami selesai.
Keluar dari
fkip 9, saya langsung menuju fkip 8. Karena Lia, kawan saya sudah menunggu disana. Saya tidak tahu berapa lama dia
menunggu. Ketika saya mendapati
Lia yang sedang mengotak-atik Laptop, saya langsung masuk keruangan tersebut.
Lia yang sedang mengotak-atik Laptop, saya langsung masuk keruangan tersebut.
Mata saya
langsung tertuju pada papan tulis berwarna putih yang berada tepat dibelakang
Lia kawan saya duduk. Sekilas saya hanya memikirkan bahwa tulisan yang ada di
papan tulis tersebut adalah sekedar puisi galau mahasiswa yang sebelumnya masuk
di ruangan ini. Karena judulnya saja tidak ada, alias “tak berjudul”. Itulah tulisan paling atas yang
terdapat pada papan tulis tersebut. Saya juga tidak akan mengupas bait per bait
puisi tersebut. Mungkin bukan disini tempatnya. Beda ceritanya jikalau saya tau
siapa penulis puisi itu.
Tentu kawan-kawan
penasaran dengan puisi yang saya maksud bukan? Berikut akan saya tulis kembali
apa yang sudah tertulis pada papan tulis tersebut.
“TAK BERJUDUL”
Semenit dua menit tak mengapa bagiku
15 menit 20 menit aku masih mampu menunggu
30 sampai 50 menit, aku mulai terganggu
60 menit pun datang, aku terpaku
Kau tak hadir menemuiku
Di sini, di fkip 8 aku lelah menunggu
Kau tak mengabariku
Bahkan teman-temanku L
Kecewa terlintas di benakku
Kelelahan terlihat di tubuhku
Dan palak pun tersirat jelas di wajahku
15 menit 20 menit aku masih mampu menunggu
30 sampai 50 menit, aku mulai terganggu
60 menit pun datang, aku terpaku
Kau tak hadir menemuiku
Di sini, di fkip 8 aku lelah menunggu
Kau tak mengabariku
Bahkan teman-temanku L
Kecewa terlintas di benakku
Kelelahan terlihat di tubuhku
Dan palak pun tersirat jelas di wajahku
Ooooh , dosenku ....
Terima kasih
untuk penantian ini
Untuk semua rasa yang telah kau beri
Semua pergi,
Semua hilang,
Kami pulang :D
Untuk semua rasa yang telah kau beri
Semua pergi,
Semua hilang,
Kami pulang :D
Goresan
spidol :
Mahasiswi yg menunggu
Mahasiswi yg menunggu
MENYESAL
Sabtu/8
November 2014-11-08 pukul 09.15 WIB
Terimakasih,
lon jak woe :D
Apa tanggapan kawan-kawan mahasiswa? Apakah
tindakan kawan kita yang telah menuliskan puisi tak berjudul tersebut merupakan
tindakan konyol? Atau tindakan yang kurang tepat? Saya pribadi tidak dapat
memberikan jawabannya, karena seperti yang saya katakan di atas bahwa saya
tidak mengetahi siapa pemilik tulisan ini. Mungkin saya bisa menanyakan kepada
teman saya Lia, namun sayangnya dia juga tidak mengetahui siapa penulisnya.
Saya yakin banyak puisi “tak berjudul” lainnya
dari kawan-kawan mahasiswa yang mengalami hal serupa dengan “mahasiswi yang
menunggu” ini. Hanya saja tidak mengungkapkannya lewat puisi seperti ini. Sering
kita dapatkan juga di status facebook
atau akun sosial lain semacam twitter
atau sejenisnya.
DOSEN PHP, SAKITNYA TUH DISINI!. Kalimat itu
bukan untuk dosen yang menolak cinta mahasiswanya. Tetapi lebih kepada inti
dari isi puisi tak berjudul tersebut. Saya pun sebagai mahasiswa juga mungkin
pernah merasakan di PHP in sama dosen. Bahkan lebih sakit lagi, sudah dosen nggak masuk, komtingnya yang disalahkan.
(Sakitnya tuh dimana-mana).
Kepada Dosen yang merasa sering membuat mahasiswa
merasa di PHP in, tolong sikapnya di ubah. Mahasiswa sudah berkorban untuk
datang ontime demi mencicipi sedikit
ilmu bersama Anda. Apalagi bagi Mahasiswa yang jarak tempuh antara kampus dan
rumahnya jauh, mereka harus sejam atau lebih dari rumahnya untuk sampai di
kampus. Ongkos bus mereka terbuang sia-sia, padahal orang tua mereka harus
banting tulang demi membiayai biaya kuliah anaknya.
Kepada pihak akademik juga harap menegur
dosen-dosennya yang teledor dalam mengajar. Bagaimana kampus kita akan maju
jika pendidiknya masih seperti ini? Mutu dosen harus ditingkatkan jika ingin
kampus berkreditasi bagus.
Penulis
adalah Mahasiswi Jurusan Pend. Matematika Semeseter V.A. Aktif di Lembaga Pers
Mahasiswa Suara Almuslim (LPM-SA).
Facebook:
Mutia Zuhra Rusli.
E-mail:
zuhrazahira@gmail.com
1 comments:
Agen Bola Online & Casino Online Terpercaya
1 USER ID UNTUK SEMUA PERMAINAN !!!
Casinobet77 Menyediakan Permainan Terbaru & Terbaik
Livecasino | Bolaonline | Sabungayam | PokerDomino | SpadeGaming | SlotGame | Tangkas | BatuGoncang | Jdb168 SlotGame | NumberGame Lottery
-----------------------------------------------------------------------
- Bonus Deposit MEMBER BARU Sportbook 100%
- Bonus Deposit 30% Khusus Permainan Sportbook
- Bonus Deposit 10% Setiap Hari Untuk Semua Game
- Bonus Deposit Setiap hari 5rb - 25rb
- Bonus Casino Rollingan 0.8% Setiap Hari Senin
- Bonus Rollingan Poker & domino 0,3%
- Bonus Cashback Game & Tangkas 5%
- Bonus Cashback Sportbook 5%
- Bonus Cashback Sabungayam 5%
- Bonus Referall 2% Semua Game
- Bonus Referall 1% dari member Togel
Contact Us Now :
Livechat Casinobet77
whatsapp : +85599495431
PIN BBM : D6235F1C
Wechat : casinobet77cs1
Line : casinobet77
skype : casinobet77
Link pendaftaran :lc.chat/now/8523001/
Post a Comment